Memori

Terduduk di singgasana rongsokan
Di ruangan yang ramai dengan bisik-bisik setan
Tapi itu hanya pikiran atau batin atau apalah namanya, tak penting
Dengan beralaskan debu yang berlapis

Mataku berkeliaran seiring dengan redupnya lampu kuning
Kuangkat tumpukan kardus yang hampir penyok
Dan kutatap…
kardus merah kusam di sudut membangunkan rasa ingin tahu

kusentuh pelan dengan gemetar
kuraba ujung sisinya
kusapa dengan jari-jari yang sama-sama mencari tahu
kuamati pelan

kutemukan kotak cantik berhiaskan debu
membuatku memaksa kembali ke masa lalu images
itu kotak tempat bunga yang telah kering
pemberian kekasihku

uluman senyum simpul memecah kecamnya suasana
kejadian 50 tahun yang lalu saat kita bersama
namun tersadar aku kini
Dia bukan lagi kekasihku

Tapi dialah yang sekarang tidur satu peraduan denganku

Published in: on May 5, 2009 at 2:53 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://sampinggubug.wordpress.com/2009/05/05/memori/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: